LARUTAN ASAM DAN LARUTAN BASA Part II (Kekuatan Asam-Basa)

ASAM adalah senyawa yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan Ion H+, asam adalah suatu donor proton.

BASA adalah suatu senyawa yang dapat memberikan Ion Hidroksida (OH-), dan dapat dilarutkan dalam air.

Derajat keasaman (pH)

Konsentrasi ion H+ dalam larutan disebut derajat keasaman (pH). Rumus pH dituliskan sebagai berikut :

rumus_ph

gambar_13_8

Untuk air murni pada temperatur 25 °C :

[H+] = [OH-] = 10-7 mol/L

Sehingga pH air murni = – log 10-7 = 7.

Atas dasar pengertian ini, maka :

x  Jika pH = 7, maka  larutan bersifat netral

x  Jika pH < 7, maka larutan bersifat asam

x  Jika pH > 7, maka larutan bersifat basa

x  Pada temperatur kamar : pKw = pH + pOH = 14

Telah disinggung dalam pembahasan sebelumnya bahwa asam terbagi menjadi dua, yaitu asam kuat dan asam lemah. Begitu juga pada larutan basa terbagi menjadi dua, yaitu basa kuat dan basa lemah. Pembagian ini sangat membantu dalam penentuan derajat keasaman (pH).

Asam kuat

Disebut asam kuat karena zat terlarut dalam larutan ini mengion seluruhnya (α = 1). Untuk menyatakan derajat  keasamannya, dapat ditentukan langsung dari konsentrasi asamnya dengan melihat valensinya.

Asam lemah

Disebut asam lemah karena zat terlarut dalam larutan ini tidak mengion seluruhnya, α ≠ 1, (0 < α < 1). Penentuan besarnya derajat keasaman tidak dapat ditentukan langsung dari konsentrasi asam lemahnya (seperti halnya asam kuat). Penghitungan derajat keasaman dilakukan dengan menghitung konsentrasi [H+] terlebih dahulu dengan rumus :

asam_lemah

di mana, Ca = konsentrasi asam lemah

Ka = tetapan ionisasi asam lemah

Basa kuat

Disebut basa kuat karena zat terlarut dalam larutan ini mengion seluruhnya (α = 1). Pada penentuan derajat keasaman dari larutan basa terlebih dulu dihitung nilai pOH dari konsentrasi basanya.

Basa lemah

Disebut basa lemah karena zat terlarut dalam larutan ini tidak mengion seluruhnya,  α  ≠ 1, (0 <  α < 1). Penentuan besarnya konsentrasi OH tidak dapat ditentukan langsung dari konsentrasi basa lemahnya (seperti halnya basa kuat), akan tetapi harus dihitung dengan menggunakan rumus :

basa_lemah

di mana, Cb = konsentrasi basa lemah

Kb = tetapan ionisasi basa lemah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s